Posts

Showing posts with the label Lessons Learned

Healing dengan Menulis

Image
Writing for healing Akhir-akhir ini istilah healing sedang marak digunakan di sosial media saat seseorang sedang melakukan suatu aktivitas yang memberikan manfaat relaksasi.  Healing yang artinya penyembuhan ini biasanya digunakan menyangkut penyembuhan jiwa, pikiran, perasaan dan batin yang terluka. Seorang mahasiswa yang sedang pusing dengan tumpukan tugas kuliah berkata, "Aduh butuh healing nih!" Saat seorang Ibu rumah tangga sedang   jalan-jalan bersama teman-temannya, menuliskan caption di sosial medianya, "Healing dulu kita!" Bahkan saat rekan kerja ngajakin aku jalan-jalan, ngajakin dengan ngomong, "Yuk kita healing-healing yuk!" Kesannya seolah healing hanya dilakukan dengan cara bepergian ke suatu tempat. Namun, apakah healing hanya dapat dilakukan dengan rekreasi ke suatu tempat dan harus keluar dari rutinitas? Bagaimana bila seseorang sedang stress, pusing dan galau tapi tak punya waktu atau tak punya duit? Apakah harus menahankan saja segala be...

Belajar Mengelola Keuangan dari Mister No Budget

Image
Budgeting, Photo by rupixen.com on Unsplash  " No budget !", demikian seorang pria, manager pengadaan, di salah satu perusahaan konstruksi sering berkata saat ada pihak yang meminta suatu pembelian di luar anggaran proyek. Saking seringnya berkata begitu, akhirnya pria itu dikenal dengan sebutan “ Mr. No Budget ”. Namun walau terkesan pelit di mata rekan-rekannya, pria itu telah berjasa membuat suatu proyek terlaksana dengan baik sesuai budget yang sudah ditetapkan. Beberapa waktu ini aku sering merenungkan tindakan tegas pria itu dalam bertahan kepada budget atau stick to budget .Ternyata hal itu sangat penting untuk mengelola keuangan yang stabil. Menurut KBBI, arti kata budget adalah anggaran belanja, anggaran pemasukan dan pengeluaran, atau rencana anggaran keuangan. Bagi aku, sebagai seorang ibu rumah tangga, menyusun budget bulanan sangat penting, selain untuk mencapai berbagai tujuan finansial, juga bisa mengurangi stress.  Dengan memperkirakan kebutuhan sa...

10 Tips Aman Mencari Jodoh di Aplikasi Kencan Online

Image
  Photo by Markus Winkler on Unsplash Gerah dengan pertanyaan "kapan nikah" dari orang-orang? Tapi bingung mau menikah dengan siapa karena masih jomblo? Jangan kuatir, Banyak jalan menuju Roma. Banyak cara untuk bertemu dengan pria idaman hati. Baik secara langsung maupun berkenalan via aplikasi kencan. Aplikasi kencan bisa memudahkan kita berkenalan dengan banyak orang dari berbagai belahan bumi sehingga kita punya lebih banyak pilihan dan kesempatan bertemu pasangan hidup. Namun maraknya kasus penipuan berkedok cinta di aplikasi kencan membuat kita harus ekstra waspada. Beberapa orang memang menggunakan aplikasi kencan dengan niat tulus mencari jodoh, namun banyak juga pihak yang menyalahgunakannya dengan niat menipu dan merugikan korbannya baik secara emosional maupun secara materi. Berikut ini beberapa tips aman mencari jodoh di aplikasi kencan online berdasarkan pengalamanku: Miliki Mindset yang Benar Sadari bahwa kamu adalah wanita yang berharga Ba...

Jangan Menunda Bertobat

Image
If you can't do it today, what makes you think you can do itu tomorrow?  Jika kamu tidak bisa melakukannya hari ini, apa yang membuatmu berpikir bahwa kamu bisa melakukannya besok? Aku sering merenungkan perkataan ini setiap kali aku bermasalah dengan kebiasaan menunda-nunda. Seringkali keinginan untuk melakukan sesuatu terhalang kemalasan atau keraguan. Mulai deh menunda dengan berbagai alasan, besok aja deh..  Keesokan harinya hal yang sama terulang lagi. Dalam hati bertekad, besok beneran deh akan aku lakukan. Rasanya Segala sesuatu tampaknya menjadi lebih mudah bila dikerjakan besok. Ternyata besoknya terulang lagi. Akhirnya nggak kelar-kelar urusannya. Sebenarnya kebiasaan menunda-nunda atau procrastination ini cukup merugikan. Banyak kesempatan baik terpaksa harus terlewat begitu saja.  Hasil kerja yang cenderung asal karena dilakukan terburu-buru menjelang deadline berpengaruh pada kinerja.  Belum lagi perasaan tidak tenang dan stress yang menghantui menyadari...

Renungan di Tanggal Tua, Budget Bulanan dan Billionaire di Tragedi Titan Submarine

Image
  Seperti biasa, menjelang gajian aku menyusun anggaran keuangan keluarga untuk bulan berikutnya. Aku mencatat jumlah penghasilan kemudian dikurangi 3 pos utama sesuai persentasi yang aku tetapkan. Pos saving 20%, pos living 70% dan pos playing 10%. Jumlah penghasilan dikurangi tabungan (saving), dikurangi belanja kebutuhan rutin (living), dikurangi pengeluaran tidak tetap (playing), harusnya bersaldo nol. Untuk pengeluaran tidak tetap atau aku sebut  pos playing, ada beberapa hal yang aku ingin beli bulan depan. Aku pun mencatat daftarnya di anggaran bulanan. Namun setelah lihat hasil perhitungan penghasilan dikurangi daftar belanja, ternyata saldonya minus. Pengeluaran jadi lebih besar dari pendapatan. Aku mempertimbangkan ulang isi daftar belanja itu. Mana yang kebutuhan dan mana keinginan. Kebutuhan harus didahulukan. Tapi ternyata ini sulit. Karena bagiku semua itu tampak seperti kebutuhan. Memang tak semuanya bersifat mendesak ada yang masih bisa ditunda untuk d...

4 Tips agar Konsisten Menulis Konten bersama IndiHome

Image
Waktu berlari begitu cepat. Tak terasa kita sudah di pertengahan Mei 2023. Rasanya baru kemarin ngumpul bareng keluarga besar merayakan tahun baru. Rasanya baru kemarin dengan penuh optimis membuat daftar resolusi tahunan. Bagi kamu yang juga bikin resolusi tahunan, apa kabar nih resolusi tahun 2023 kamu sejauh ini? Sudah berapa persen progress yang dicapai? 50%, 30%, baru 0,5% atau masih jadi wacana doang? Hehe.. Salah satu resolusiku adalah untuk menulis dengan rutin di blog. Karena aku berniat menjadi penulis profesional. Aku pernah dengar tips dari penulis bernama Tere Liye, untuk menjadi penulis yang baik seseorang harus banyak belajar dan latihan menulis. Dia mengibaratkan penulis yang rajin latihan seperti seorang yang terbiasa atau pinter masak. Saat orang itu dikasih satu bahan makanan untuk diolah, misalnya tempe, maka orang itu akan dengan cepat dapat ide mau dimasak apa tempe tersebut. Bisa digoreng, digulai, dibuat orek tempe, dibuat tempe mendol dan lain-lain. Seh...

Motivasi untuk Penulis Pemula

Image
Allow yourself to be a beginner. No one start off being excellent. Biarkan dirimu menjadi seorang pemula. Tidak ada yang baru memulai langsung menjadi luar biasa. Mood dan motivasi tidak datang setiap hari. Pada beberapa kesempatan, kita harus memaksanya keluar dari dalam diri untuk mengalahkan rasa malas dan setengah hati. Ketika para amatir dan penulis pemula menunggu mood untuk bisa menulis, para penulis profesional tetap menulis dalam kondisi apapun tanpa dipengaruhi suasana hati mereka. Mood atau tidak seorang penulis akan tetap menulis. A Wan Bong Demikian pesan pembuka dari Ibu Mutmainah,  moderator pertemuan ketiga kelas menulis PGRI gelombang 27 ini yang langsung membuatku tertarik. Sudah dua pertemuan sebelumnya aku membuat tugas resume tapi masih merasa bingung. Apakah aku sudah membuat resume dengan baik? Melalui materi hari ini aku banyak mendapat pencerahan. Materi malam ini mengenai bagaimana menulis resume yang baik.  Materi  disampaikan dalam tulisan yan...